3 Tips yang Patut Kamu Perhatikan Sebelum Memulai Simpan Pinjam di Fintech Peer to Peer Lending

  • Whatsapp

Semakin banyaknya instrumen investasi yang ada di tanah air tentunya membuat pilihan untuk melakukan pengembangan dana menjadi lebih beragam. Beberapa jenis investasi yang konvensional seperti properti, emas, saham hingga reksadana, namun seiring perkembangan dunia digital muncul alternatif bisnis investasi terpercaya seperti Peer-to-Peer (P2P) Lending atau yang lebih biasa didengar P2P Lending.

Read More

Bagi mereka yang sudah lama berkecimpung dalam dunia investasi tentunya jenis jenis investasi konvensional yang kita sebutkan di atas tentunya tidak asing, namun untuk P2P Lending banyak yang masih belum memahaminya secara mendalam.

Munculnya P2P Lending ini terbilang cukup membantu banyak orang terutama mereka yang memiliki usaha kecil, karena P2P Lending ini membuka akses permodalan usaha yang relatif lebih fleksibel. Tidak hanya untuk pelaku usaha, namun untuk mereka yang memiliki dana lebih P2P Lending juga dapat menjadi salah satu pilihan pengembangan dana yang mudah, aman sekaligus menguntungkan.

Tips Memulai P2P Lending

Berbagai macam kemudahan serta penawaran memang seringkali diberikan oleh P2P Lending. Tetapi, masih banyak orang yang mungkin belum mengetahui secara jelas mengenai P2P Lending itu sendiri. Di bawah ini kita akan memberikan apa saja tips memulai P2P Lending yang mudah untuk para pemula.

1. Memilih Platform P2P Lending yang Sudah Terdaftar OJK

Baik itu memulai pengembangan dana di instrumen mana pun pastikan kamu memilih peer to peer lending berizin OJK. Dengan perlindungan yang diberikan OJK terhadap platform yang sudah mendapatkan izinnya tentu menjadi daya tarik sendiri bagi mereka yang baru ingin memulai investasinya. Banyaknya perusahaan fintech yang tidak terdaftar OJK ini menjadikan satu ancaman tersendiri bagi para lendersnya, karena itu untuk kamu yang baru ingin memulainya pastikan untuk memilih platform yang sudah terdaftar di OJK.

Untuk selengkapnya platform peer to peer lending yang terdaftar di OJK dapat dilihat melalui website resmi OJK.

2. Pilih Platform P2P Lending yang Memberikan Akses Permodalan ke Peminjam Berkualitas

P2P merupakan akses tepat bagi mereka yang memiliki dana lebih untuk mendanai UKM yang membutuhkan pinjaman modal. Karena akses terhadap peminjam pada P2P Lending ini sudah dianalisa dengan baik dan disesuaikan dengan tingkatan risikonya. Hal tersebut akan sangat membantu, terutama untuk mereka yang tidak memiliki keahlian atau waktu saat ingin melakukan analisa terhadap UKM yang mengajukan pinjamannya.

Dengan analisa tersebut P2P dapat menyediakan informasi mulai dari kelayakan pengajuan pinjaman dari usahanya hingga menyesuaikan tingkat risiko dengan jumlah pinjaman yang akan diberikan.

Sebelum peminjam ditawarkan kepada para calon lendersnya biasanya platform P2P Lending ini sudah memastikan 2 hal yaitu melakukan due-diligence terhadap kelayakan peminjam yang diberikan kredit dan mampu mengembalikan pinjamannya dan menentukan tingkat risiko serta return dari pinjaman tersebut.

3. Dapat Memulai Pengembangan Dana dengan Modal yang Minim

Untuk para pemula pastikan memulai dengan nominal kecil terlebih dahulu. Salah satu fintech Peer-to-Peer (P2P) Lending yang menyediakan pengembangan dana dengan modal hanya Rp100 ribu adalah Amartha. Di Amartha kamu dapat mulai memberikan dana kepada UKM produktif yang membutuhkan pinjaman modal usaha dengan imbal hasil hingga 21% per tahun.

Dengan tips memulai investasi P2P Lending di atas sekarang kamu sudah makin yakin kan untuk memulai pengembangan dana melalui P2P Lending? Yuk mulai kembangkan danamu sejak dini untuk mengoptimalkan dana di masa depan.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Amartha!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Amartha adalah tempatnya. Sebagai platform pengembangan dana yang optimal dengan bunga yang sangat menarik.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *