Kementerian Bumn Dan Jajarannya Optimis Untuk Umkm Go Digital

  • Whatsapp

PaDi UMKM sebagai platform digital inisiasi BUMN yang menyiapkan berbagai kemudahan untuk pendaftaran UMKM PaDi dimana UMKM sebagai target untuk menjadi bagian di dalamnya dan menjual berbagai produk yang dibutuhkan BUMN sebagai pembeli dalam bentuk transaksi digital. Transaksi digital ini diharapkan dapat menjadi kebiasaan jual beli para UMKM yang sukses melakukan pendaftaran UMKM PaDi agar Go Digital di masa sekarang dan yang akan datang.

Read More

Mengapa harus melakukan pengadaan barang dan jasa melalui PaDi UMKM? Melalui PaDi UMKM, BUMN dapat melakukan belanja barang dan jasa secara digital sehingga prosesnya lebih cepat, transparan dan bisa meningkatkan efisiensi. Dengan cara seperti itu, BUMN senantiasa dapat terus berpartisipasi untuk memajukan UMKM yang sukses melakukan pendaftaran UMKM PaDi yang berada di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, dengan digalakkannya program Pasar Digital UMKM ini bisa menjadi wujud kerja sama yang saling menguntungkan antara pihak UMKM dan BUMN guna meningkatkan nilai tambah bagi perusahaan masing-masing.

Ekosistem digital Pasar Digital UMKM ini merupakan ekosistem yang disediakan BUMN untuk UMKM yang berhasil bergabung dengan melakukan pendaftaran UMKM PaDi, hampir keseluruhan prosesnya melibatkan BUMN. Proses transaksi pembelanjaan barang dan jasa di PaDi UMKM dapat menggunakan virtual account yang disediakan oleh Bank Himbara seperti Bank Mandiri, Bank BNI dan Bank BTN. Kehadiran Bank Himbara ini nantinya akan diperkuat dalam hal pemberian pembiayaan kepada UMKM melalui PaDi UMKM. Saat ini fitur pembiayaan untuk UMKM yang terdaftar di PaDi UMKM tersedia melalui BRI, Pegadaian dan PNM. Bagi UMKM sendiri, tentunya selain dapat memperluas jaringan secara online, juga dapat meningkatkan penjualan serta menjadi pengalaman tersendiri dalam memasuki dunia transaksi secara digital.

UMKM memiliki peranan yang sangat krusial untuk perekonomian nasional. Dari kurang lebih 64,2 juta UMKM yang ada, tercatat UMKM memberikan kontribusi terhadap PDB Indonesia lebih dari 60%. Dari sekitar 64,2 juta daftar UMKM itu, yang tergabung dalam Pasar Digital UMKM (PaDi UMKM) baru mencapai sekitar 56 ribu. Sedangkan UMKM yang bernaung di bawah delapan BUMN (PP, Waskita, Wika, Pupuk Indonesia, Pertamina, BRI, Pegadaian dan PNM) berjumlah sekitar 17 ribu. Nantinya, secara bertahap pelaku UMKM yang sudah berada di naungan delapan BUMN tersebut dapat bergabung di PaDi dengan melakukan pendaftaran UMKM PaDi dan menjadi vendor pembelanjaan barang dan jasa BUMN.

Bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, banyak sekali tentunya keuntungan yang bisa Anda dapatkan ketika bergabung dengan Pasar Digital UMKM. Fitur-fitur di dalam PaDi UMKM sangat mendorong UMKM Indonesia untuk meningkatkan kompetensi dan mengembangkan UMKM secara sistematis pada skala nasional maupun global untuk menjadi penggerak utama ekonomi bangsa.

Akses lokal dan global e-commerce, UMKM akan mendapatkan akses berjualan pada pasar e-commerce baik di dalam maupun di luar negeri. Kemudahan proses pembiayaan, UMKM bisa mengajukan permintaan pembiayaan dari BUMN terpercaya, seperti Bank BRI, Pegadaian dan PNM. Pasar yang pasti di perusahaan BUMN, UMKM tidak perlu repot memasarkan produk karena sudah mendapatkan pelanggan tetap dari perusahaan BUMN. Kepastian pembayaran, UMKM bisa mendapatkan kepastian pembayaran karena termonitor langsung oleh manajemen dan Kementerian BUMN. Feedback dan penilaian produk, UMKM bisa langsung mendapatkan saran untuk meningkatkan kualitas produk atau jasa yang mereka jual.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *